June 1, 2026
Gedung Putih

@•ÄŒR‚É‚æ‚锚Œ‚‚ƃ{ƒEƒŠƒ“ƒO‚̃Q[ƒ€‚̉f‘œ‚ðd‚ˍ‡‚킹‚½“®‰æiƒzƒƒCƒgƒnƒEƒX‚Ì‚w‹ŒƒcƒCƒbƒ^[‚æ‚èjiŽžŽ–j

Dalam beberapa hari terakhir, Gedung Putih telah memposting video di X yang menunjukkan operasi militer pasukan AS-Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran yang menampilkan elemen dari gim video Wii Sports Nintendo dan serial manga populer “Yu-Gi-Oh!”

Video-video tersebut dikritik karena meremehkan serangan mematikan.

Sebuah video berdurasi 52 detik berjudul “Epic Fury,” nama operasi militer tersebut, dirilis pada hari Kamis. Video itu menggabungkan gambar pemboman dengan gambar dari permainan bowling Wii Sports, menampilkan kata “Strike.” Frasa “Hole in one” muncul di bagian video yang menggabungkan serangan udara dan gambar.

Pada tanggal 5 Maret, sebuah video terpisah yang menampilkan “Yu-Gi-Oh!” dan aksi pengeboman diunggah.

Sebagai tanggapan, akun resmi X dari serial manga tersebut merilis pernyataan yang mengatakan bahwa waralaba manga dan anime tersebut tidak memiliki keterlibatan dengan video Gedung Putih, dan bahwa kekayaan intelektual yang terkait dengan serial manga tersebut belum dilisensikan kepada Gedung Putih.

Pemboman sebuah sekolah dasar putri di Iran, yang diyakini dilakukan oleh AS, menewaskan sekitar 170 siswi pada hari-hari awal perang.

Media AS telah menayangkan komentar dari seorang mantan pejabat senior pemerintah AS yang menuduh pemerintahan Presiden Donald Trump memperlakukan perang seperti permainan, dengan mengatakan bahwa pemerintahan tersebut telah menunjukkan sikap yang sangat ceroboh terhadap tentara dan warga sipil yang gugur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *